APENSO INDONESIA

header ads

DISKUSI MENGHITUNG PRODUKTIVITAS

Ergonomis :

DISKUSI MENGHITUNG PRODUKTIVITAS


Oleh : Gempur Santoso


Sudah jelas bahwa rumus produktivitas adalah output per input. Atau, semua pengeluaran per semua pemasukan. Tentu dalam kurun waktu tertentu sesuai irama stock-opname administrasi.

Misal dari admin bulanan. Bulan ini, semua kebutuhan pengeluaran 2 ratus juta dan pemasukan 4 ratus juta.

Maka, produktivitas perusahaan itu adalah 2/4 alias 1/2 (0,5). 

Andai bulan sebelumnya pengeluaran 4 ratus juta, pendapatan juga 4 ratus juta. Maka, produktivitasnya 4/4 alias 1,00 (satu).

Pertanyaannya. Apakah produktivitas perusahaan meningkat atau menurun antara bulan lalu dan bulan ini?

Angka produktivitas bulan lalu adalah 1,00, bulan saat ini angka produktivitasnya 0,5. 

Jangan bingung dengan angka produktivitas, dan produktivitas. Angka produktivitas adalah hasil perhitungan produktivitas. Untuk produktivitas adalah hasil faktual di lapangan.

Tanpa menghitung dengan pakai rumus produktivitas. Kita tidak tahu produktivitas perusahaan yang sebenarnya. 

Akan tahu naik atau turun produktivitasnya, setelah dibandingkan dengan angka produktivitas sebelumnya.

Hasil penghitungan angka produktivitas bulan lalu= 1,00 dan bulan ini= 0,5.

Berarti, produktivitas perusahaan mengalami kenaikan dibanding bulan lalu. Itu berarti semakin kecil angka produktivitas, berarti produktivitas perusahaan semakin besar.

Sekarang tidak bicara produktivitas atau produktivitas perusahaan. Tetapi, bicara produktivitas kerja.

Misal : seseorang bekerja borong. Sehari kerja dihitung 8 jam. Dalam sehari menghasilkan benda jadi 8 biji. Keuntungan borongan perbiji 10 ribu rupiah.

Pertanyaannya : berapa besar angka produktivitas kerja karyawan itu ?.

Kemarin karyawan itu sehari mampu menghasilkan benda jadi sebanyak 10 biji. Pertanyaannya : apakah produktivitas kerja karyawan itu naik atau turun? Tentu Anda harus hitung.

(GeSa)

Posting Komentar

0 Komentar