APENSO INDONESIA

header ads

DIALOG GARENG PETRUK (DIGARUK) : PETRUK KETUM DEKLARASI AKB

DIALOG GARENG PETRUK (DIGARUK) :


PETRUK KETUM DEKLARASI AKB
Oleh : Kris Mariyono
Director of Jurnalisme Apenso Indonesia


Kang Gareng merasa bangga dan optimis atas terpilihnya Petruk sebagai Ketua Umum (Ketum) Deklarasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Negeri Karangkedempel Merdeka (NKM). Sosok Petruk menurut Kang Gareng tidak terlepas dari ikatan keluarga memang memiliki pengalaman berharga dalam menangani kegiatan sosial kemasyarakatan baik tingkat Regional maupun Nasional.

Kang Gareng : "Selamat berjuang Truk semoga apa yang kamu lakukan mampu menekan penyebaran Virus Bahaya sekali (VBS) di negeri yang kita cintai," ujar Kang Gareng sembari tersenyum sembari melirik Petruk yang duduk disampingnya dalam Jumpa Wartawan media Daring, AudiVis (Audiovisual) dan cetak cepat.

Petruk : "Ya Kang. Ketelasih beli banyak, terima kasih banyak. emoga terpilihnya saya sebagai Ketua Deklarasi bukan Ketum Parpol mampu memberikan angin segar untuk kesadaran masyarakat beradaptasi dalam kebiasaan baru ..trim..thankyou sunget..suwun sanget," ucap Petruk penuh diplomasi polos tanpa variasi.

Petruk : "Amanah ini tidak ada rekayasa dan KKN memang benar adanya, karena saya saudaranya Kang Gareng yang dikenal sebagai sesepuh Negeri dan semua warga negeri kita ini sudah mengetahui. Jadi tidak ada rahasia," tambah Petruk penuh semangat membara.

Kang Gareng : "Saya jujir ..ee jujur yang mengusulkan kepada Pimpinan Puncak Negeri ya saya, karena Kapasitas Petruk dapat diandalkan," tegas Kang Gareng sambil membetulkan rompinya.

Kang Gareng : "Persoalan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam menyebarluaskan sekaligus mensosialisasikan perlu sosok gigih panutan mengingat melalui AKB warga negeri tidak terkecuali dari tukang sayur sampai insinyur, orang melarat hingga pejabat konglomerat harus patuh terhadap aturan AKB yang beda dengan Aksi Keluarga Berencana," imbuh Kang Gareng secara jelas dan meluas.

Petruk : "Ke Kemang beli Sepatu, memang begitu..AKB menuntut Warga Negeri memiliki kebiasaan baru, yang dulu keluar rumah tidak memakai Masker dan Sepatu, sering Cuci tangan tidak hanya mau makan, mau tidak mau ..suka tidak suka ..niat tidak niat harus patuh mentaati peraturan Protokol Pandemi VBS dan beberapa ketentuan lain semisal tidak boleh bergerombol seperti buah Rambutan," tutur Petruk yang akan berupaya secara maksimal sekali menyadarkan warga negeri melalui Deklarasi AKB secara Nasional.

Kang Gareng : "Saya yakin Truk jika warga negeri sepakat mengikuti aturan protokol niscaya Virus Bahaya Sekali akan segera berakhir," tandas Kang Gareng yang merasa harus berpikir tujuh keliling menghadapi kasus VBS.

Petruk : "Beli benang campur Tumbar, Tenang dan Sabar Kang ..badai akan berlalu ..kalau kita galau tambah kacau ..kita pasti bisa mengatasi," kata Petruk mantap dan bijak.

Kang Gareng : "Ya seharusnya kamu yang pimpinan negeri Truk, tapi apa boleh nasibmu memang hanya Ketum Deklarasi AKB," sindir Kang Gareng sembari memandang tajam Petruk.

Kang Gareng : "Truk, yang penting itu tindakan bukan janji. Persoalan nasib mari kita syukuri, apapun yang kita dapat semoga bermashalaat dan bermanfaat dan bisa menjadi Bayem Rine..ayem atin," papar Kang Gareng sambil berajak keluar ruangan.

Petruk : "Ee.. Kang jangan pulang dulu ada ampou sedikit," bisik Petruk serius.

Kang Gareng : "Tidak usah repot memberi amplop segala," ujar Kang Gareng perlahan.

Petruk : "Amplop isinya undangan Swab gratis Kang," kata Petruk sembari tersenyum.

Kang Gareng : "Untung tidak saya terima, hahaha..saya pikir uang transport ..jur ajur," gumam Kang Gareng sambil terus melangkah ke kamar kecil..kecil sekali.

­čî║AHAD BERKAH­čî║
#JagaKesehatan&Kebersihan
#DiRumahSaja
.

Posting Komentar

0 Komentar